Monang Naipospos
Bisa saja kita menyebut diri kita, par Toba, Par Balige dan batak Toba. Namun, belum semua dapat melengkapi pengalaman memandang keindahan Tanah Batak dan Danau Toba.
Peluang ini diambil Firman Hadi dan Josua Panggabean kru ANTV saat melakukan liputan budaya Batak di Toba.
“Amang, darimana saya dapat mengambil panorama Danau Toba yang bagus?”, tanya Firman Hadi padaku dengan santun.
Walau Josua Panggabean asli orang batak, tapi tidak tau banyak tentang lika-liku tanah batak. Dia besar di luar tanah batak. Saya menunjukkan Puncak Dolok Tolong kepada mereka. Mereka ingin mengabadikan timeline dengan kamera video melengkapi tayangan yang sudah mereka kumpulkan.
Rupanya itu adalah pekerjaan membosankan menurut saya. Sejak jam 4 hingga jam 6 sore mereka mengarahkan video merekam ke objeck statis.
“Amang, nanti gambar videonya akan kelihatan awan berjalan dengan cepat ke arah yang sama dengan latar panorama danau toba”, kata Firman padaku meyakinkan hasil pekerjaannya itu.
Menunggu hasil kerjanya itu terpenuhi, dia berkesempatan menjepret dengan kamera poket digital yang diakui dipinjamnya dari temannya. Mereka mengakui memiliki kamera SLR tapi tinggal di Jakarta.
“Lihat amang hasil jepretan saya dengan kamera murah dan pinjaman ini”, katanya dengan canda.
Pemuda Betawi ini kelihatannya merasa puas dengan lokasi yang saya tunjukkan. Dengan persetujuannya photo-photo hasil jepretannya saya tampilkan untuk kita nikmati bersama.
Tautan :
Memandang dari Dolok Tolong
Memandang dari Sipinsur
Melayang diatas Danau Toba
Masihol tu Muara
Panorama Danau Toba






























23 tanggapan kepada “SUNSET DARI DOLOK TOLONG”
Hutabarat
Juli 25th, 2008 pada 14:57
Horas Sian
Tarutung
Horas Lae, baus bagus foto Pemndangan Alamnya.
Mauliate
HCS Team Tarutung
Hutabarat Consulting & Services
http://www.hutabarat-consuling.webs.com
pakkatnauli
Juli 26th, 2008 pada 12:48
Ah……Uda Monang,…
Coba dulu bertualang ke Dolok Pinapan di kampung saya, pasti sunset dan sunrise nya tidak kalah dari DOLOK TOLONG.
<a href=http://pakkatnews.wordpress.com/2008/07/21/beberapa-potensi-%e2%80%93-potensi-lokasi-tujuan-wisata-dari-daerah-pakkat
Indah sekali, dan hutanya masih asli, alias belum di ditebangin sama maling-maling hutan itu….
-
** Na so sanga dope au kedan tusi, kirim jo deba photona i.
pakkatnauli
Juli 28th, 2008 pada 02:00
UDa….
foto-fotonya ada di http://www.pakkatnews.wordpress.com
disana juga banyak air terjung dan juga tempat wisata lain yang belum pernah di ’tilik’ orang, sehingga membawa kesan angker….
lalu di huta sekitar dolok pinapan masih terdapat kuburan tua dari BATU BESAR yang berukir, dan sisa-sisa PANGULUBALANGAN……
nggak tau deh sekarang, itu batu kuburan masih ada, dulu waktu masih kanak-kanak saya sering bermain disana
-
*** rap ma jolo hita tusi !
Bersama Toba
Juli 28th, 2008 pada 10:07
Horas kalee, uli denggan ni gombar nai.
Charly Silaban
Juli 28th, 2008 pada 10:22
@pakkatnauli
Nga dapot mas i ? hehehe…
Aku jadi teringat semasa kecil, ketika onan (pasar mingguan) di Onan Ganjang, para penghuni Dolok Pinapan turun gunung untuk belanja kebutuhan pokok dan memarkir kudanya berderet di depan toko ompungku..
Asli kayak pemandangan koboy2 Western hehehe..
Yang membedakan cuma, kuda yg ini ngga ditunggani, tapi hanya mengangkat barang di kiri kananya (hoda boban) dan satu lagi, banyak hiasan tai kuda disekitarnya.. bauuu… hahahaha…
-
*** Huhilala nunga dipetahon si Hendry lokasi ni mas i. Dung pensiun ibana, mulak ma, hoisanna ma otik-otik. Molo dang ninna, ba diajak ma hita nian tusi …..
pakkatnauli
Juli 29th, 2008 pada 01:43
Lumumba
Agustus 12th, 2008 pada 08:57
Horas Lae”
Bagak bagak hian hasil photo munai puang, mangido jo nian ahu tu hamu molo boi dokumentasihon hamu jo nian Kota Siborongborong,
-
*** Photo ni putra betawi Firman Hadi do i lae, kameraman ANTV. Nunga dilehon i tu hita sude. Molo olo sI Lambaik Manalu mandongani au nian explore Siborongborong. sebagian nian nunga adong. Horas
Eva Guslina
Agustus 19th, 2008 pada 04:09
Selamat ya buat bang Firman Hadi…
Foto-fotonya bagus-bagus n keren-keren
biarpun pake kamera murahan n pinjeman dari teman pula!!!
Danau Toba memang indah n menakjubkan.
Bang Firman boleh dong bantu promosiin Danau Toba di jakarta n Antv.
Kapan-kapan ambil lagi foto-foto Danau Toba dengan kamera yang mahal ya…
Horas!
Johnny M Siahaan
September 8th, 2008 pada 04:12
Horas Tulang Monang Naipospos, indah sekali view dari Dolok Tolong, jadi pingin jalan-jalan kesana.
-
*** Ayo
Johnny M Siahaan
September 8th, 2008 pada 04:17
Horas Tulang, bagaimana caranya mengirim foto-foto waktu perjalanan Tour D Toba dan acara Sipahalima yang lalu, supaya bisa ditampilkan di blog ini. Horas.
-
*** Kirimkan dalam cd saja lae.
S NAIBAHO
September 15th, 2008 pada 03:45
molo hubereng di web site on pittor sai naeng mulak do ahu tu tao toba i.ah tahe………….betapa indah ciptaan tuhan,cuman kita sebagaimanusiA TAK BISA menjaga dan memelihara
sahat sipahutar
November 3rd, 2008 pada 09:15
mantab kali kurasa hasil intip mengintip ini , horas …
-
*** Beta hita lae mangintip tu dolok i B-)
erika sitorus
November 20th, 2008 pada 11:39
wah,foto2nya bagus bener,,,,,,,,,,,,,sungguh….,funtastic n beatifuuuuuullllllllll…ternyata negeriku menyimpan sejuta keindahan yang gak pernah aku sadari,,,,,,,,,,,sungguh mengagumkan…
Stepehn Lupin Bako
Desember 18th, 2008 pada 11:14
Itulah artinya suatu Display yang Dominand, padahal sebelumnya banyak orang yang lalu lalang tak pernah memperhatikannya atau memandang tapi tak melihat katanya setelah di tayangkan sedemikian rupa banyak memuji ke indahannya, tapi jangan lupa termasuk yang memberi Response di atas pun kalau di buat photonya pasti banyak memuji kecantikannya soooooooo passssssssti.
tony siagian
Januari 25th, 2009 pada 06:23
mauliate disiala penyajian fofo fotonya . . gabe terobati angka sihol . . .
Ucok aka
Januari 26th, 2009 pada 13:47
Foto foto yang baik sekali,
Mauliate.
Rihard Hutabarat
April 18th, 2009 pada 01:44
Great,,,
Idris Junedi Siringoringo
Mei 26th, 2009 pada 20:45
Horas Tano Batak & Horas Tobasa…..!
mauliate ma tapasahat tu Amanta Debata, ala di pasahat do tu hita sada arta na so tartuhor jala naso haluluan di sandok portibion, ima sada dolok na timbo jala nauli ima Dolok Tolong…
anggiat ma boi tongtong ta jaga haulion ni dolok i, jala diparrohahon angka pamarenta ta ma tutu sudena nasa arta nauli ni Tano batak on…
mauliate ma muse tu Tulang Monang Naipospos na mambahen artikel dohot gambar on…
horas…..
charles hutagaol
Mei 29th, 2010 pada 23:39
Masih banyak orang Batak yg tdk tahu ke indahan Tanah Batak , Walaupun dia Lahir di tanah Batak, padahal dia di perantauan sdh sukses,malah dia lebih condong wisata ke Bali atau Singapur, kita mengharapkan orang2 batak yg di perantauan yg sdh berhasil, supaya terbukalah hatinya untuk datang, siapa lagi membangun tanah Batak kecuali orang Batak itu sendiri
ND HUTABARAT
Juli 29th, 2010 pada 18:33
NDH
29 7 2010
MODEL NATUR DOLOKTOLONG
Setelah GP Generasipenerus Batak pengalaman Generasi Regenerasi Kelana Dunia dan Kulturnya tentu akan kembali dan mencipta MODEL KULTURAL DOLOKTOLONG ini.
Dan sesuai denga Hulum Natur Manusia Batak GP itu bisa makin TBB Tepat Baik Benar melakukannya, dalam Garis Tatanan Supranaturalkultural..
Itulah akan mengikuti Petunjuk Amanah Mulajadinabolon Supranaturalkultural Tuhan Debata Jahowa (Lakkat/Tarikh/Bibel/Quran)
Farida A.L. Simanjuntak
Juni 27th, 2011 pada 19:52
Salah satu pengalaman paling luar biasa dan tidak terlupakan bagiku adalah di tahun 2009 saat naik kapal dari pelabuhan Balige meuju Pangururan Samosir. Kapal yang berangkat jam 06.00 WIB memaksaku untuk menahan dingin dan rasa takut karena ombak yang menghantam kapal kayu itu. Tetapi semuanya lenyap saat aku melihat dari ufuk timur, secara perlahan matahari mulai menunjukkan dirinya dari balik pegunungan.. Sangat indah dan luar biasa… Melihat foto-foto ini mengingatkanku lagi dengan pengalan di pagi itu…
Lambok Siagian
Februari 17th, 2012 pada 07:30
andiga do boi au mangaduadu tu dolok tolong….?
masnita sianturi
Februari 24th, 2012 pada 10:32
buat semua masyarakat setempat, mari kita berinvestasi,….
jgn sampai orang luar (negara asing) yang menguasai daerah kita.,,,
objek wisata tersebut merupakan aset yang sangat berharga jadi sayang jika kita tidak mengembangkannya,
jadi sumbernya adalah dari internal, yaitu kita sendiri.
mudah2an bermanfaat