Sahala Simanjuntak
Langit napitu tindi, Ombun napitu lampis
Mempunyai batas tak bertepi :
Pembahasan spiritualisme Batak ini lebih termakna dari dasar spiritualisme Batak Toba tetapi tidak menutup kemungkinan persamaan pemahaman dengan suku bangsa Batak secara keseluruhan (Karo, Simalungun, Pakpak/Dairi, Angkola /Mandailing), yang membedakan kemungkinan hanyalah segi bahasa. Apa itu spiritualisme? Dasar katanya adalah spirit, yang biasa diterjemahkan dengan Roh atau Semangat. Spirit telah ada pada diri manusia sebelum dia dilahirkan kemuka bumi ini, yaitu adanya nilai-nilai yang mendorong seseorang mengarah kepada dunia dan merespon dunia secara etis. Pengalaman manusia ini setelah ianya dilahirkan kedunia melampaui apa yang diajarkan agama, rumusan dogma serta ketaatan ritual. Ada 3 kemampuan yang berperan penting dalam proses selektifitas ini, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual. Kecerdasan spiritual diperlukan untuk memampukan seseorang bertindak etis.
Read more…