NGIDAM VERSUS PHOBIA

Jones Gultom
NGIDAM itu lawannya phobia. Yang satu tiba-tiba suka, satunya lagi serta-merta benci. Dua perilaku mendadak ini kadang suka bikin kita gemes. Ngidam biasa datang pas hamil. Mintanya suka aneh-aneh. Dikasih durian, kulitnya yang dimakan. Biasa enggak suka pedas, kini makan nasi pun pake cabe bulat-bulat, rawit pula. Ampun kita dibuatnya. Phobia lain lagi. Sering [...]

ANAK MEDAN KAU … BUKTIKAN

Monang Naipospos
Hendra sudah lama menunggu di kantin pojok kampusnya. Anton sahabatnya yang berjanji bertemu di tempat itu jam 4 sore belum juga muncul. Dasar… bedugul… dia mengumpat dalam hati. Sangat gusar dia kelihatannya.

MABUK

Jones Gultom
SEKALI waktu ketika main-main ke Tigalingga, Sidikalang, aku terkekeh-kekeh mendengar cerita para ompu di parker tuak, tentang pengalaman mereka mabuk. Rupanya ada seorang jago minum. Julukannya aja si tuak. Maklum namanya juga di kampung, tuak lebih diminati daripada minuman botol. Yang cerita ini juga dah tua. Dah ubanan, ceking, ompong pula. Dengan logat Karo-Pakpak, [...]

CALEG JADI KOLLEKTOR

Monang Naipospos
Ambisi menjadi anggota legislatif untuk ukuran kabupaten di hamion ditempuh dengan beragam cara. Para politikus instan dan yang berpengalaman tidak jauh beda. Keputusan ada di tangan rakyat. Rakyat tidak perduli yang akan berbuat baik atau akan menjadi destroyer, “ada duit ada suara” itulah market pemilu yang yang disebut sebagai pesta rakyat.

KPPS TERTIDUR

Monang Naipospos
Lain lubuk lain ikannya. Pepatah ini mengingatkan adanya ragam permasalahan pemilu 2009 di berbagai tempat di tanah batak.

“Marhamlet” dan Pemilu

Yunan Napitupulu
Parjolo, sattabi ala judulna agak janggal. Paduahalihon, sattabi juga, ala dang adong hubungan ni marhallet dohot Pemilu. Proses jual “lagu siterang bulan”-nya mungkin sama. Patoluhalihon, santabi jugalah ya ala agak usil tulisan on.

Politik dan Pesta Kawin

Jones Gultom
ORANG kawin yang lain jadi ikut berpesta. Beberapa hari lalu, di tengah kesibukan contreng-mencontreng di kampungku, tiba-tiba ada yang kawin. Sejenak isu politik mencair. Yang sebelumnya lawan di TPS, kembali berkawan. Yang berseberangan aliran, mau enggak mau harus bergandengan tangan.