AKU BENCI KAU BANG TB SILALAHI … KENAPA …

Monang Naipospos

Di Sumatera Utara siapa yang tidak kenal Syamsul Arifin ? Oh, tentu saja ada yang tidak kenal. Bagi yang sudah, pasti tau karakter dan gaya bicara beliau, elok dan lucu.

“Lebih baik berterus terang daripada disembunyikan dalam hati”, demikian Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin SE mengawali uneg-unegnya. Semua yang mendengarkan serius. Apa gerangan yang membuat hati Bang Syamsul benci sama Pak TB Silalahi?

“Saat bang TB dinobatkan gelar kehormatan Melayu Panglima Payung Negeri, saya nggak datang, saya iri. Apa hebatnya TB Silalahi ini?”

“Saya sebenarnya punya baju batik lebih cantik dari batik yang dipakai Pak TB Silalahi. Tapi sengaja saya tidak pakai, dan saya memakai baju ini biar bapak tau saya Gubernur”

Mimik wajah hadirin dari sedikit tegang tiba-tiba mengendor dan ada hiasan senyum. Syamsul terus melancarkan serangannya kepada Pak TB Silalahi tanpa ada sanggahan. Dalam serangan-serangan berikutnya terlihat Pak TB Silalahi mulai terpingkal-pingkal.

Dia mengaku akrab memanggil TB Silalahi “Abang” karena ada historinya. Tapi dia sadar siapa TB Silalahi. Menemuinya saja di Jakarta susah, dia Jenderal berbintang tiga.
Dibalik kata benci itu termaknai kekagumannya kepada TB Slalahi. Dia mengagumi keakrabannya dengan para anak didiknya. Ini hebat sekali. “Di tempat ini kita duduk bersama, bahkan tega-teganya dia menjadi pembawa acara, apa nggak ada kerjaan lain”, katanya dengan penuh rasa kagum.

“Pak TB, kalau batak mencerdaskan Batak tak hebatlah itu. Tapi kalau Batak ikut mencerdaskan Melayu itu baru hebat namanya. Bapak benar menjadi Panglima Payung Negeri. Karena kita sama-sama Datuk makanya saya berani mengatakan ini. Bapak pertama orang batak menerima gelar datuk. Itu karena keberhasilan Bapak. Tapi jangan lupa aku juga sudah dinobatkan jadi orang Batak”.

“Aku memang sudah menjadi marga Silaban. Aku tadi tekun mendengarkan nama-nama siswa baru yang dipanggil. Memang ada tadi dari marga Sihombing, Silaban itu kedanku. Tapi tidak ada yang bernama Sujono, Syamsul dan lainnya. Katanya Yasop sahabat semua suku.
Kalau tahun ini siswa baru yang diterima 80 orang, tahun depan diterimalah 160 orang. Tolong 5 dampai 10 orang dari sahabat semua suku itu”.

Kepada para orang tua siswa dikatakan bahwa bukan “hepeng” (duit) itu yang membuat anak kita pintar, tapi tanggungjawab itu.
Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin SE berjanji mengganggarkan APBD Propinsi untuk beasiswa orang pintar dan kurang mampu dari segi ekonomi.

Kepada Bupati Tobasa dianjurkan agar lebih memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan. “Kalau belum ada uangmu, pinjam dulu uang Rajamin Sirait. Kalau tidak ada pakai dulu hepengku”.

Kepada para perantau agara mengaktualisasikan Masipature Hutana Be. Dianjurkan agar meniru apa yang dilakukan TB Silalahi untuk masa depan bangsa. Beliau juga mengkritisi tradisi membangun kuburan yang modern dan mahal. Dianjurkan untuk tidak mengabaikan dukungan pendidikan untuk keluarga yang kurang mampu.
Dengan tegas dia mengatakan tidak memahami apa makna sekolah standar luar negeri itu. “Saya tidak tau jenis binatang apa itu”, kataya. Kita ini kan buatan dalam negeri, buatan Balige, buatan Tarutung dan Langkat. Kita harus bangga menjadi Indonesia.

Dia mengatakan menolak undangan Kerajaan Kedah karena dinjurkan memakai pakaian kebesaran yang ditentukan mereka. Dia hanya mau hadir bila diijinkan menggunakan pakaian kebesaran yang ada di Indonesia. Banggalah menjadi diri kita, suku kita dan bangsa kita Indonesia.

Kepada para siswa ditegaskan sebuah rahasia kehidupan yang konon menurut beliau sudah dimiliki TB Silalahi.
“Dari tempatmu duduk itu hingga sampai ketempat saya berdiri ini butuh waktu 20 tahun menjadi bupati dan gubernur. Tapi bagainama itu bisa kamu tempuh hanya dalam 15 tahun? Kamu harus ada pegangan. Bila kamu agama Nasrani ada 3 pegangan yang harus kamu ingat yang saya kutip dari Bibel. Pertama, jangan menjadi Judas yang berhianat kepada pemimpinnya. Kedua, jadilah kamu Daniel, yang dimasukkan ke kandang singa dan singa itu tunduk kepadanya. Ketiga, tirulah Jesus yang mengampuni orang yang berbuat jahat kepadaNya”.

BEGU BUTUH JAM
DOA TB SILALAHI UNTUK ANAK YASOP
BILA ANAK HENDAK MENGGAPAI BINTANG

Iklan

30 thoughts on “AKU BENCI KAU BANG TB SILALAHI … KENAPA …

  1. Marudut Pasaribu berkata:

    Syamsul Arifin gubernur SUMUT yang baru sangat fenomenal. Bahasa yang digunakannya adalah bahasa rakyat, semoga kebijakannya juga berpihak ke rakyat.

    Selamat bertugas Pak Gubernur.

  2. napit berkata:

    waduh….yang merasa org batak sudah sukses jangan lupa marsipature huta na be. biar terjadi pemerataan kualitas. entah itu dari ilmu pendidikan atau dari segi ekonominya.
    maju terus orang batak……

  3. Sitorus Par Lobam berkata:

    Kepada Bupati Tobasa dianjurkan agar lebih memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan. “Kalau belum ada uangmu, pinjam dulu uang Rajamin Sirait. “Kalau tidak ada pakai dulu hepengku”.

    kutipan diatas perlu ditindak lanjuti, tapi apa benar nanti Pak Syamsul mau kasih hepengnya, itu hepeng pribadi atau hepeng rakyat yang di tilep,
    Tapi salutlah untuk pak syamsul, semoga berhasil memajukan SUMUT yang kita cintai, Merdeka Pak..

  4. Syamsul Arifin SE mengatakan:
    “Kepada para perantau agara mengaktualisasikan Masipature Hutana Be”

    Menurut saya itu masa lampau, masa Raja Inal Siregar.

    Masa sekarang, sebaiknya seperti kata Tongam Sirait:
    “Tapature Ma Huta Ta”

    Kita perbaiki bersama sama, kampung kita, mau di Samosir, Humbang, Silindung atau Pakkat, itu sama sama kampung kita.

    Secara emosional banyak perantau, jauh dari daerah itu, tapi bila tergugah untuk berbuat, sekecil apapun, itu akan berarti bila kita sama sama mengerjakannya.

  5. Garth M. Meha berkata:

    Horas tulang Syamsul Arifin Silaban, SE. Jangan lupa memperhatikan Hutan Tapanuli itu tulang, jangan sampai punah itu di babat tulang, baik oleh perambah liar maupun perambah resmi yang ahli ahli hutan itu.
    Khususnya tulang hutan Tele itu tulang, jauh jauh sebelum MoU di tandatangani, hutan itu sudah di babat, dan sekalipun DPRD Samosir tidak setuju, pembabatan masih berlangsung tulang.

    Terimakasih tulang, dari beremu. (inangtua ku, boru Silaban Sitio)

  6. pakkatnauli berkata:

    Kalau saya sih nggak setuju dengan slogan MARSIPATURE HUTANA BE,…aahh…bener, nggak setuju saya,…..

    bener deh……mau tau alasanya??

    nggak setuju saja,…..Bukankah lebih baik slogan PEMERATAAN PEMBANGUNAN?

    Kalau seandainya saya jadi seorang Pejabat, maka saya hanya akan membangun Pakkat, tanpa peduli daerah lain?? kenapa?? kalau ada orang yang komplain, saya akan langsung jawab,…. Marsipature Hutana Be,,…..
    you punya kampung,…you perbaiki sendiri…

  7. Bang Syamsul,
    Kalau bertahan dengan gayamu ini, yakin dapat memimpin bangso sumut ini. Membuat yang sulit jadi mudah dan sederhana, tentu akan merubah pameo kita selama ini di sumut “kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah?”

    Sumut, harus mampu jadi icon “ke-Bhinnekaan” di republik ini di tangan seorang Syamsul.

    Horas

  8. sudah saatnya sumut menjual paket wisatanya kepada semua rakyat turunan sumut. karena banyak yang belum tau tele, sitinjo di sidikalang, air soda di tarutung ….
    trus, digalakkanlah membuat brosur2 tentang sumut dan wisatanya itu
    saya yakin, dari sana akan timbul semangat untuk membangun, horasma

    http://rapmengkel.wordpress.com

    par surabaya

  9. esra nababan berkata:

    aku suka kutipan ini…hmmm, seorang Syamsul bisa berkata demikian…mudah2an SUMUT maju…Salam buat YASOP

    “Dari tempatmu duduk itu hingga sampai ketempat saya berdiri ini butuh waktu 20 tahun menjadi bupati dan gubernur. Tapi bagainama itu bisa kamu tempuh hanya dalam 15 tahun? Kamu harus ada pegangan. Bila kamu agama Nasrani ada 3 pegangan yang harus kamu ingat yang saya kutip dari Bibel. Pertama, jangan menjadi Judas yang berhianat kepada pemimpinnya. Kedua, jadilah kamu Daniel, yang dimasukkan ke kandang singa dan singa itu tunduk kepadanya. Ketiga, tirulah Jesus yang mengampuni orang yang berbuat jahat kepadaNya”.

  10. hodbin marbun berkata:

    Aku suka dgn bahasa bang Syamsul , Jngn Judes, Jadilah kamu daniel,Tirulah Yesus yang mengampuni orang jahat.
    Saya salu sama Gupsu Bang Syamlu.

    Umpasa buat Bang Syamsul Gupsu.

    Sahat-sahat ni Solu sahat ma Tu Bortean, Nunggal sahat Bang Syamsul gabe parhobas di Sumut, gabe tu majunam Sumut tu joloan on. Horassssssssssssss,.!!!!!!!!!!!!!!

    *** Eeeeeemma tutu 🙂

  11. buat semu orang batak jangan pernah malu jadi orang batak.
    molo maila hamu gabe halak batak ima lapatanna hamu maila
    gabe jolma.buat Pak TB.Silalahi saya mengucapkan banyak trima kasih karena mau berpartisipasi membangun tano batak
    Dengan berdirinya YASOP kualitas SDM di tobasa semakin terjamin.Buat semua orang batak yang tlah berhasil di perantauan ada baiknya membantu daerah kita demi kemajuan bersama.Jangan egois donk.Doa ku semoga GUBSU SUMUT yang baru mampu membawa SUMUT ke arah yang lebih baik.Jangan cuma janji doank.ok
    HORAS TANO BATAK.

  12. phagar simbolon berkata:

    marsipature huta na be kongkritnya yasop
    sukses dan panjang umur buat amang tb silalahi. horas! horas! horas!

  13. Johar samosir berkata:

    Inilah yg kita butuhkan pemimpin yg berfikir dan mudah-mudahan bertindak utk masayarakt yg hetrogen. Salut utk P. Samsul.
    btw, kami sama2 warga Ciledug loo..

  14. krison parlindungan Hutauruk berkata:

    Amangboru
    coba liat hutata!
    Banyak orang yang mengaggumi keindahan danau toba bahkan setiap orang yang datang kesana selalu ingin datang dan datang lagi. tapi lihat Hutata semakin berantakan semakin tidak terurus. masa kalah sama ancol.

  15. Johansensilalahi berkata:

    Jadilah pejabat menjadi panutan, tidak sektarian dan tidak pula sentris entah apa lagi namanya itu yang tidak mengenakkan….tapi bapak kita yang satu ini memang tidak saja di Sumut dikota-kota lainpun di Indonesia ini santer namanya yang bijaksana dan pengayom. Dan kepada pak TB selamat atas keberhasilan karya-karyanya semoga panjang umur sehat selalu Horas….

  16. RIKSON SINAGA berkata:

    BERSYUKURLAH SELALU KEPADA TUHAN KITA YESUS KRISTUS ATAS SEGALA ANUGRAHNYA. SELALU MELAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK SESAMA DAN TUHAN.

  17. Muhammad Jerry Naibaho berkata:

    Salut bah tu bang Syamsul, mudah2an Allah swt senantiasa melimpahkan rahmat dan kesehatan kepada bang Syamsul. amin. horasss

  18. Horas dihita sude. pesan tuhita anak batak ! jangan cuman OMDO (Omong doang) berbuat lah apa yang bisa kita perbuat ,untuk membangun bangsonta bangso BATAK I.

  19. horas pak Gubernur..
    walaupun dengar2 terjerat kasus korupsi saat menjabat sebagai bupati Langkat dan sekarang ditangani KPK.
    Tapi saya tidak punya hak untuk menghakimi siapa pun termasuk pak Samsul.
    Jika bersalah yah di hukum, jika tidak ya dilepas…

  20. Manroe berkata:

    Apa sih filosofi Tugu???

    “Bila orang Batak menghormati orang tuanya yg sudah meninggal dengan membangun Tugu, maka sangat besar kemungkinan merekapun sangat menghormati orang tuanya yang masih hidup sebagaimana diamanatkan Patik V (the 5th commandment)”.

    Saran saya jangan sekali-kali orang Batak mengomentari penghormatan yg telah dibuat oleh Ompunta si jolo-jolo tubu. Berat akibatnya dan lebih baik diam bila org Batak tidak senang.

  21. Panahatan berkata:

    Semoga Yasop makin sukses, kepala asrama sekarang harus belajar Komunikatif, tolong balas sms atau email atau apapun namanya yang berasal dari orang tua siswa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s