NATAL DI TAMAN EDEN 100

Monang Naipospos

Agrowisata Rohani Taman Eden 100 di Lumban Rang Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba Samosir (12 Desember 2008 ) dipenuhi para pecinta lingkungan hidup. Mereka merayakan Natal bernuansa lingkungan hidup.

Dikelilingi pepohonan rindang, peserta menebar berkeliling mengikuti untaian acara yang sudah dipersiapkan pengelola Taman Eden. Hadir dalam acara itu al; Pdt Darmawan Wijaya, Pdt Borong Tarigan, Umanda Sitanggang ST dari Bappeldasu, Jacques Gerard Berube dari Canada, Markus, Annette br Siallagan, dr Ria Taleaumbanua, Jacob Manurung SH, Martin Sirait dan beberapa orang caleg.

Pdt Darmawan dalam kotbahnya mengatakan agar manusia menghidupkan rohnya kembali bila ingin menyelamatkan danau toba. Hanya roh yang hidup yang mampu mengubah dunia, politik termasuk mengubah kerusakan lingkungan menuju pelestarian. Gereja harus mampu menegur jematnya yang salah, jangan membiarkan jemat itu bebas melakukan kesalahan. Dia mengharapkan tahun 2009 akan bangkit orang-orang yang takut kepada Tuhan. Hanya orang seperti ini yang mampu dan mau melakukan perbaikan atas kerusakan lingkungan dan sistem saat ini.

Wujud dari perayaan Natal Bernuasa Lingkungan ini adalah dengan karya nyata. Peserta diminta menanam pohon dan melepaskan burung ke alam bebas.

eden-11

eden-2

eden-3

Yang mengharukan pada acara ini adalah kemampuan para tunanetra asuhan Panti Karya HKBP Hephata Laguboti mengiringi musik Natal. Para tunanetra ini awalnya pernah dilatih bermusik oleh Marandus Sirait pengelola Taman Eden saat ini. Marandus Sirait adalah penerima KALPATARU atas perannya dalam pelestarian lingkungan.


Bookmark and Share

Tautan :
DOKTER KE HUTAN, HERAN ?
IDE MARKUS UNTUK DANAU TOBA
ANNETTE DAN DANAU TOBA

Tentang Danau Toba :
APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK DANAU TOBA ?
BEDA TASIK KENYIR DENGAN DANAU TOBA
Dermaga Selam
SELAMATKAN DANAU TOBA
APA ADA KANDUNGAN BERBAHAYA DI DANAU TOBA?
Apa Mungkin Danau Toba Menjadi Rawa Raksasa ?
Earth Society Tour Danau Toba
Kaos Viky Kering Seketika
Kutemui Batak Keren Di Samosir
oh tao toba na uli
REFLEKSI, LIMA TAHUN KABUPATEN SAMOSIR
KEARIFAN BUDAYA BATAK MENGELOLA LINGKUNGAN

Iklan

8 thoughts on “NATAL DI TAMAN EDEN 100

  1. Bah… acara yang bagus sekali untuk mendekatkan kita dan menyadarkn pada penyelamatan Lingkungan… dengan membawa para Caleg itu ditengah pepohonan akan menimbulkan kesadaran yang murni Cinta Lingkungan Hidup… Ide yang Brillian.
    Lae Marandus Sirait ini pernah saya dengar di Jakarta… seorang Dermawan, Pernah juga Beliau mengadakan Acara pegelaran Music di sebuah Hotel Berbintang Di Jln Sudirman Jakarta… kebetulan saya diundang… pas lagi pulang ke Indonesia…

  2. Terima kasih lae Naipospos telah mengangkat postingan ini, semoga semua lapisan semakin sadar akan lingkungan yang semakin kering dan rusak.
    “Selamat hari Natal 2008, dan Selamat Tahun Baru 2009 dari Keluarga Besar Taman Eden 100.”

    *** Horas lae, sehat do hamu sude? Mulak do hamu taon baru.

  3. Wasinthon Simbolon berkata:

    Barangkali pendekatan seperti ini yang paling efektif untuk melawan para perusak alam baik dalam bentuk penebangan liar maupun praktek-praktek pengrusakan alam lainnya, yang semakin mengacaukan keseimbangan ekosistem danau toba seperti yang terjadi sekarang ini. Cara seperti ini sudah terbukti berhasil menaklukkan keserakahan, ketidakperdulian, ketamakan, dan bentuk2 perilaku-perilaku abnormal lainnya. Pendekatan seperti inilah yang dipraktekkan oleh Mahatma Gandi, Nelson Mandela, Marthin Luther King, dan pejuang-pejuang kemanusiaan lainnya. Dan terbukti, pada akhirnya mereka tetap menjadi pemenang.

  4. Boike sitorus berkata:

    Kegiatan yg sangat bagus untuk kita jadikan sebagai refleksi dalam menanggapi perubahan lingkungan.Alangkah baiknya kita melakukan hal -hal kecil untuk perubahan yg besar.2 minggu yg lalu saya jg mengikuti lokakarya bertajuk pemuda lintas agama peduli lingkungan hidup yg diselenggarakan oleh kementrian lingkungan hidup.Dimana pesertanya dihadiri organisasi pemuda yang berasaskan agama..Acara ini jg dilaksanakan dialam bebas(back to nature) gunung salak,Bogor.Dan menurut saya memang pendekatan dari sisi agama sangat perlu dalam menanggapi isu global saat ini.

  5. Senang sekali saya membaya tulisan ini:

    “Wujud dari perayaan Natal Bernuasa Lingkungan ini adalah dengan karya nyata. Peserta diminta menanam pohon dan melepaskan burung ke alam bebas”.

    Saya buat ini jadi hadiah Natal buat saya.
    Semoga gerakan seperti ini, tumbuh mengalir ketempat lain,
    mengalir di darah halak hita.

    Dengan cara seperti ini kita akan mempercepat perbaikan lingkungan di Tano Batak yang sudah terlanjur diluluh lantakkan para kapitalis serakah itu.

  6. Wow… cara yang berbeda utk merayakan Natal.
    Salut! semoga perayaan natal seperti ini bisa diikuti oleh yg lain.

    Halakhita mengucapkan,
    “Selamat merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru 2009”

    Horas!
    Halakhita ‘more than just ULOS’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s