HARIKU SUDAH TUA

Monang Naipospos

Pagi jam 07.00, Selasa 28 Juli 2009.

Si bungsu Tiur Marnida kelas 4 SD membangunkanku yang masih terlelap karena semalaman sulit tidur hingga jam 4 malam. Kebiasaannya menyalami bila hendak berangkat sekolah. Tapi bila saya terlambat bangun, biasanya tidak akan dibangunkannya.

Disalaminya saya yang masih berada diatas tempat tidur, mecium pipiku kiri dan kanan. Saya kaget, karena tidak biasanya mencium pipi. Dia tersenyum dan berkata; “Selamat Ulang Tahun Pak”

Belum selesai rasa kagetku, menyusul istriku datang dan menyalami, memeluk dan mencium pipi kiri dan kanan dan berbisik; “Selamat Ulang Tahun Pak…”

Rasa kaget dan bingung dan terharu bercampur aduk. Tak biasanya ada yang mengingat hari ulang tahunku karena sejak dari kecil tidak pernah memperingati apalagi salam salaman.

Saya memang anak jadul dan tinggal di desa yang tidak pernah melakukan kebiasaan merayakan ulang tahun. Tapi ada pengecualian setelah generasi anak-anak yang selalu kami lakukan perayaan ulang tahun. Mereka ada dalam kekinian yang sudah mengenal tradisi pada jamannya.

Beberapa jam kemudian, menyusul datang sms dari kedua anakku, Tohom dan Tunggun dengan ucapan yang sama dan pengharapan aku selalu sehat dan panjang umur.

Pelukan Cinta Beda Rasa

Ada makna yang berbeda dari pelukan isteriku pagi itu. Ada bisikan pengharapan yang membuatku terharu yang tidak biasa kuterima dan kuberikan kepadanya saat ulang tahunnya.

Betapa mereka semua mengantisipasi hari jadiku saat ini di saat saya tidak memikirkannya. Walau tidak ada acara tiup lilin dan potong kue, tapi saya merasakan perhatian yang sangat besar dan tulus dari dasar hati penuh cinta. Rasa cinta di usia menjelang senja yang beda rasanya ketika masih muda membara. Dan kurasakan saat ini, cinta memang tidak pernah padam. Saya merasakan dan menikmatinya walau tanpa pemberian sesuatu berupa nilai kebendaan.

Bintang juga tersenyum padaku

Siang hari saya bertandang ke Facebook. Kutemukan disana taburan kata dari teman-temanku yang mengucapkan kata selamat ulang tahun. Mereka sungguh memberikan perhatian padaku yang sangat jarang kulakukan kepada mereka. Saya terharu, semua kusambut dengan kata “Terima kasih dan Mauliate” Saya merasakan cahaya bintang berkedip mengerling mengucap kata selamat dan pengharapan.

Aku memang sudah tua

Selama ini Saya jarang memperhitungkan usiaku berapa. Itu hanya kuingat saat ada kegiatan pengisian formulir di saat tertentu saja. Mungkin karena tidak membiasakan diri merayakan hari kelahiran. Karenanya, perasaanku seperti masih muda, masih banyak yang akan dilakukan dan hasilnya ditunggu, begitu rasanya.

Sesekali saja saya merenung saat anak-anakku ngumpul. Mereka sudah dewasa, walau kadang kuperlakukan seperti masih anak-anak. Mereka yang kadang kuanggap belum bisa menentukan arah hidup mereka. Menganggap aku masih perlu untuk menuntun, mengarahkan, mengawasi.

Saya selalu menorehkan catatan kepada mereka yang menjadi hutang, yaitu berbuat sesuatu yang menjadi kebanggaan orang tua. Saya tidak pernah bertanya, apa yang menjadi kebanggaan mereka dari saya yang belum terpenuhi.

Saya menghitung kebelakang, persis ke tahun 1958. Hari ini, esok dan seterusnya dan sampai kapan aku masih diberi anugerah kehidupan oleh Pencipta. Saat ada yang melakukan perhitungan untuk lima tahun ke depan, para pekerja pemerintah diberi hak istirahat dari semua pekerjaan kesehariannya. Pertimbangan normatif untuk seseorang menikmati hari tuanya. Justru bagiku, saat itu adalah saat yang paling menantang untuk meningkatkan kewajibanku sebagai manusia, sebagai orang tua, sebagai seorang sahabat, sebagai pemerhati sosial, budaya, dan lingkungan.

Diatas semua pengharapanku, ada yang Berkuasa atas diriku. Dengan doa isteriku, anak-anakku, dan para sahabatku, kiranya Tuhan mengabulkan agar aku diberi kesehatan.

14 thoughts on “HARIKU SUDAH TUA

  1. Hiras Purba berkata:

    Selamat ulang tahun ma tutu di amang, anggiat sai tong hipas-hipas, terus berkarya apalagi sekarang memikul tanggung jawab yang agak berat sebagai wakil rakyat.

    *** Muliate lae

  2. liberius sihombing berkata:

    “Binsan las ninna partiga lampet dohot parombus-ombus, sorohon be manuhor”. Au pe songoni do dohononku, binsan huingot jala hubungka blog on, hupasahat ma selamat ulang tahun tu Bapak Monang Naipospos. Berarti nga 51 taon hape. Panjang Umur ma tutu hamu jala hipas-hipas mandalani ari na naeng ro. Sai dipasaut Tuhan ma sude sangkap nang pangidoanmuna. Horas jala gabe.

    **** Mauliate amang, las rohangku…

  3. Pontaseddy berkata:

    Usia boleh berkurang, tetapi semangat untuk memajukan Bonapasogit tidak akan pernah SURUT.

    Keep on Fire
    ya Amangboru

    Happy Birth Day to Amangboru

    sian hami na diparserahan

    *** MAuliate tulang

  4. Horas Amanguda…..
    Biccan las kodo… Selamat tambah umur ma akke, sai didongani tuhanta pardenggan basa i ma bapauda. di sude panggulmiton ningolu on. Tetatp semangat dalam berkreasi, pemikiran uda banya dibutuhkan, khusus bagi masyarakat toba saat ini.

    horas ma….
    sahali nai,…Selamat ulang tahun,

    *** Mauliate kedan

  5. Bah.. tarlambat au…
    Alai nangpe songoni, rap mangendehon ma hita:

    Tiup lilinnya…. tiup lilinnya… tiup lilinnya sekarang juga…. sekarang juga.. sekarang juga…

    Mana kuenya… mana kuenya… …😀😀

    Selamat Ulang Tahun ya ito
    Semoga Panjang Umur, Tuhan memberkati ito dan seluruh keluarga di bona pasogit.

    Horas

  6. Dita br Sitorus berkata:

    Nabaru ulang Tahun do hape Amang, Selamat Ulang Tahun ma dihamu. alani FB on memang gabe jarang do iba berkungjung tu blok munaon.
    sahalinai Selamat Ulang Tahun ma di hamu, jala sai diramoti Tuhanta jala lam diparbisuki mangula angka silulaonmu do pe tuari nanaeng ro.

    *** Mauliate ito.

  7. Lamhot Sitorus berkata:

    Selamat Ulang Tahun ma di amang, songon hata ni natua tua :
    “Mandurung di aek Sihoru-horu, manjala di aek Sigura-gura
    Udur ma hamu jala leleng mangolu, hipas matua sonang sora mahua.”

    Horas ma di hitaon Saluhutna

    *** Emma tutu, mauliate.

  8. Anson Simanjuntak berkata:

    Selamat Ulang tahun Amang, semoga sukses selalu.
    Sai lam tu sehatna ma Amang tu joloanon jala sai dilehon Tuhan akka sakkap ni rohatta saluhutna.
    Jadi di ulang tahun mon Amang songon hata ni situa-tua ma dohonon : ” Habang Pidong Sibigo, Paihut-ihut Bulan, Saluhutna akka na tapangido, Sai tibu ma dipasaut Tuhan “.

    Horas.
    Anson Simanjuntak.

    *** Mauliate tulang

  9. RicardoTambunan berkata:

    horas bang admin, aku baru pertama kali berkunjung ke web yang sangat informatif ini. terima kasih banyak atas usahanya yang giat mengenalkan budaya batak.

    Permisi bang, aku mau minta tolong, aku ingin belajar bahasa batak terus pengen mengunduh aksara dan kamus batak. Tapi, link yang udah ada di atas udah ga jalan lagi.
    Mohon di-update link yang baru ya bang.

    Horas, Mauliate.

  10. b.Parningotan berkata:

    @RicardoTambunan
    kamus Indonesia Batak di website ini akan segera diperbaharui, saat ini sedang mengkoreksi, juga akan ditambah dengan perbandingan kamus Batak-Batak, Batak Indonesia
    silahkan menunggu, Horas

  11. Ricardo berkata:

    ^ B Parningotan

    Bagaimana bang, sudahkah kamus bahasa Batak-Indonesia nya tersedia?
    ditunggu ya bang, terima kasih bantuannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s