Masihkah Cemaraku di Toba?

Zulkarnain Siregar

waktu itu kudengar kicau pilu sepasang pungguk
yang hinggap di sebatang cemara, kaku ringkih
di sepanjang pagi utara jalan menuju bukit toba
tentang tanah menanti pepohonan rindang lalu
membungkus bumi dari keserakahan siang yang
tiada berhingga meluruh dedaunan tanpa tersisa

kulihat tangis pungguk yang tak lagi membasahi
pelupuk mata karena cemara tempatnya hinggap
telah terbakar nafsu serakah para pemilik kuasa
yang tiada mampu menahan rasa untuk memiliki
cemara di sepanjang pesisir toba tempat marga
marga yang dulu mengurai silsilah somba debata

pungguk terus berkicau mencari dahan-dahan
masih berdaun di penjuru pucuk walau cemara
tempat ia berdiam, lalu menetas keturunan t’lah
kering karena bukit tak lagi menyimpan air dari
rimbunnya hutan di pesisir penjaga namaku toba
tempat para marga mengingat leluhur, awal kata

lalu, esok tak kudengar lagi kicauan pilu sepasang
pungguk di tengah padang liar tiada pepohonan
dan dedaunan yang rindang di puncak bukit toba
entah kemana..? Kutahu ia rajin menjaga cemara
cemara rindang bersama kuasa para marga-marga
yang masih tersisa untuk merawat cemara di toba

Jangan tinggalkan toba, sebab kita masih disana

Catatan Perjalanan 2009

Iklan

2 thoughts on “Masihkah Cemaraku di Toba?

  1. ND HUTABARAT berkata:

    NDH

    1. Demikian organistik ekliptik, sirkulasi hidup, Bersinambung

    2. Historiorafika :
    2.1.Generasi Regenerasi
    2.2.DGK Demografika Geografika Kulturologika

    3. Kita Manusia dalam Umur bisa memahami maksimal
    4. Juga Gebnerasi Regenerasi bisa nilai tambah value added DGK itu
    5. Setiap Generasi ada tahap romantik kontempprernya

    6. Kayak bersanjak ini
    6.1.Dari Orang di Desa atau Kota atau Metropolitan serta Interkontinental
    6.2.NBamun bisa ASM Akuratip Symbiose Mutualis
    6.3.Tafsirannya tentu dipahami tuntas Pencerah Global Tuntas.

    7. NDH Turut Pencerah GP Generasipenerus

  2. Memberikan arti penting bagi kelestarian alam untuk menjaga lingkup ekosistem khususnya di daerah TOBA / TAPUT dan sekitarnya. Ayo jaga kelestarian lingkungan, dimulai kesadaran angka hamu na pinarhasangapon dongan sahuta dan TOLONG bagi PENGUSAHA dan PENEBANG LIAR!!!! JANGAN hanya mencari KEUNTUNGAN SESAAT, perhatikan integrasi kehidupan buat keberlangsungan hidup anak cucu. BUKAN MANUSIA YANG KUASA MELAKUKAN SELEKSI namun BIARKAN ALAM dengan ke NATURALANNYA melakukan apa yang seharusnya dilakukan sebab itulah dia diciptakan dan untuk itupula Manusia ada dan berada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s