SOROTAN ANAK KEPADA PARMITU

Monang Naipospos

Anak bungsuku perempuan kelas 5 SD minta tolong cara ngeprint. Ada tugas sekolah yang sudah selesai dikerjakan. Setelah selesai memberi petunjuk, mereka dengan 4 orang temannya satu grup merasa puas atas hasil kerja mereka.

Saya ingin tau isi tugas sekolahnya itu, dan….saya tertawa dan merasa bangga dengan kreatifitas pengamat cilik ini yang dengan tegas melakukan kritikan terhadap sosial lingkungannya.

LAPORAN HASIL PENGAMATAN KEDAI TUAK

 

A . PENDAHULUAN

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkatnya kami sekelompok dapat melakukan pengamatan di kedai tuak. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada ibu Silalahi, beliaulah yang mengajari kami dalam melakukan pengamatan ini.

B. PELAKSANAAN KEGIATAN

Dalam rangka mencari informasi yang berhubungan dengan kedai tuak, kami melakukan pengamatan di kedai tuak Hutatinggi. Kegiatan ini kami lakukan pada hari kamis, 17 Februari 2011. pukul 05.00-07.30, disana ada banyak kedai tuak.

1. KEPADATAN KEDAI TUAK

Kedai tuak padat pada pukul 05.30-08.00. Pada saat itu didalam kedai tuak yang kami amati kira-kira ada sekitar 20 orang. Mereka bernyanyi pada pukul 07.30. Mereka dapat minum tuak sekitar lima gelas. Mereka pulang pukul 11-12 dengan keadaan mabuk.

2. PELANGGARAN DI KEDAI TUAK

Di Kedai Tuak mereka bernyanyi-nyanyi sehingga mengganggu anak-anak sekolah yang sedang belajar

3. PERANAN KITA

Peranan kita masih berarti bagi orang yang ada di kedai tuak.

C. Saran

Seharusnya mereka mengurangi minum tuak supaya anak sekolah bisa belajar dengan tenang.

D. Penutup

Demikianlah laporan hasil pengamatan kami terhadap kedai tuak yang ada di desa Hutatinggi. Semoga laporan ini bermanfaat bagi siapapun.

 

Laporan ini disusun oleh :

1. Tiur Marnida Naipospos    4. Sandi Sitorus

2. Mariati Marbun                    5. Carles Butar-Butar

3. Ernita Hutahean

 

Barangkali ini adalah makalah termini dan terkesan terlucu. Beda dengan para akademisi, bila harus melakukan pengamatan dengan hasil yang sama dengan karya cilik ini, harus menulisnya diatas kertas 10 halaman folio.

Agar tulisan dewasa dianggap keren dan kompeten, harus setidaknya merefrensi 5 tulisan lainnya.

Namun saya cukup bangga, walau sedikit malu, karena topik ini lepas dari pengamatan saya selama ini.

Tautan :

AKU ANAKKU DAN NOVEL SORDAM

BILA ANAK HENDAK MENGGAPAI BINTANG

 

27 thoughts on “SOROTAN ANAK KEPADA PARMITU

  1. Rio Simanjuntak berkata:

    Bereng hamu bo laporan pengamatan ni dakdanak i.
    Ima sipata halak hita on, jangan2 salah satu lagu yang dinyanyikan di kode tuak itu adalah “Anakhonhi do hamoraon di ahu”…alai bea ma carana gabe hamoraon molo pangalahona dang sadalan dohot na niendehonna. tidak bisa dipungkiri banyak halak hita yang susah untuk memberikan uang sekolah atau memberikan uang jajan anaknya tapi untuk beli rokok atau minum tuak selalu lancar. tunjukkanlah jika memang anak itu adalah hamoraon, yang harus diperjuangkan mati2an.

  2. Mereka dapat minum tuak sekitar lima gelas. Mereka pulang pukul 11-12 dengan keadaan mabuk.

    hahahah…lima dope nga mabuk?, berarti pemula dope, parsiajar marmitu. Tapi salutlah, bukan salut sama yang minum tuak 5 gelas itu. Salut lihat Tiur dkk yang melakukan penelitian itu. Berbeda memang dengan anak SD jaman dulu,..top dan top dah….

  3. alamakk….
    udah hampir sama kayak tugas kuliah semester 5 jurusan hukum mata kuliah kriminologi..
    disuruh mengamati fenomena sosial di dalam masyarakat tempat2nya seperti diskotik, tempat prostitusi, warung remang2 dll.
    Bah nga gawat, udah kalah jauh aku sama adek2 SD ini bah….

  4. iya tulang, tapi nilai kejujuran dari makalah mereka yang super singkat itu malah lebih banyak tulang, daripada yang dibuat oleh banyak mahasiswa yang kadang lebih sering copy paste dan memakai data fiktif.

  5. Horas Tiur, Mariati, Ernita, Sandi dan Carles:

    Saya bangga pada kalian semua. Terima kasih banyak telah melakukan penelitian penting itu. Bisa kalian kembangkan bakat kalian adek-adek tersayang, menulis cerita apa saja atau pengalaman sehari-hari tentang apa saja. Tulis saja seperti kalau bercerita sama teman atau kepada orang tua atau abang atau adek. Kalian bisa menjadi bintang-bintang dalam bidang ini dan bidang pengetahuan sedari kecil sekarang ini. I am proud of you all! Saya juga jadi bersemangat untuk bercerita tentang kalian kepada anak-anak di kampung saya nanti. Salam dan terima kasih banyak! (Limantina Sihaloho, Hartford, Amerika).

  6. Darmansyah Napitupulu berkata:

    Harapan saya, semoga orang batak tidak melakukan tindakan minum tuak lagi, sudah banyak bukti yang mengakibatkabn kerusakan hubungan rumah tangga, hubungan antar tetangga n hubungan antar kekerabatan. Harusnya kita malu dengan laporan pengamatan dari anak-anak batak kita, mari lanjutkan semangat mu adek Tiur Marnida Naipospos. HORAS

  7. Maria Hutagalung berkata:

    Bangga dengan adek-adek yang mau dibimbing oleh gurunya untuk melakukan penelitian (kecil2an), salut juga dengan si-Guru yang memiliki ide dan kemampuan untuk mengarahkan anak-anak untuk memiliki selera untuk menulis…. Salam ya Pak Monang untuk Tiur dkk juga gurunya..

  8. Bona Ronny Pati Butar Butar berkata:

    Anggiat ma sadar nian angka ama i, nga tung godang na susa alani tuak i.
    Ta lehon waktu ta tu Keluarga tar lumobi ianakkon, ai nunga sadari hita dao siang keluaarga tabahe waktu ta mangajari anakkon ta asa marroha , marbisi, unak molo di lapo Marmitu habis hepeng ta ia anakkon ta dang tabereng kebutuhanna ima Perhatian Orang Tua.

  9. ancung jempol buat……….gurunya, kalau banyak guru seperti in….anak-anak kita siap menghadapi masalah sosial sejak dini………perlu diapresiasi itu IBU SILALAHI !!!

  10. wilmar marpaung berkata:

    Tuak adalah minuman tradisional yg kita warisi dari leluhur – tuak dapat menangkal beberapa penyakit, keberadaan tuak harus kita sambut baik, mauliate amang paragat.
    Satu hal na porlu taingot : MINUMLAH TUAK DG PORSI YG WAJAR & JANGAN OVER DOSIS.
    Jangankan tuak air putih saja pun kalau diminum 5 liter/over dosis dlm 2-3 jam passti menimbulkan masalah.
    Ingot mai ale parmitu, standing applaus buat bu guru n Tiur cs.

  11. Maslan Donal Panjaitan berkata:

    Minum tuak bukanlah suatu perbuatan yang salah, minum tuak menjadi suatu kesalahan apabila kita tidak bisa membatasi diri dengan tuak tersebut.

    Mari kepada semua kita yang telah membaca artikel ini membagi informasi ini kepada saudara terdekat agar perbuatan2 yang tidak kita sadari dapat dikikis secara pelan-pelan.

    Benar-benar salut kepada para penyusun & juga kepada Ibu Silalahi.

  12. manggi blong hulikma berkata:

    saya setuju dengan bang wilmar. Yang penting kita tau dirilah. Minum secara wajar. Jangan tebawa emosi. Lagipula dari segi ekonomi tuak itu murah koq. Saya tidak yakin kalau ada orang batak yang menelantarkan anaknya hanya karena tuak. Kalau memang dia tidak mau bekeja dan hanya di lapo minum tuak, itu bukan karena tuak tapi karena memang dia seorang pemalas.

  13. Hahahahahaahahah… Salut dan merasa sangat lucu dengan cara berpikir mereka yang polos dan kritis.. Seharusnya makalah ini dibagikan untuk pengunjung Lapo Tuak supaya mereka bisa Marmitu tanpa mengganggu anak sekolah yang sedang belajar… Dari kepolosan mereka (anak-anak) kita bisa belajar banyak..

    Horas🙂

  14. masnida situmorang berkata:

    kocakkk banget…yg di teliti bner bgt….skarang yg sering mitu anak muda,,,jd coba lah berpikir…tuak ga lbih penting…

  15. Indarto Harianja berkata:

    Horas. Mauliate ma dihamu Amang na mambahen blog on. Dibagasan sadarion ma hape hita marsitandaan. Secara umum usaha muna on sangat mengandung nilai2 positif dan membangun. Molo boi marpangidoan hami (pengguna, pembaca/red) secara khusus ahu sandiri tu hamu Amang – bahen Amang ma belajar Aksara Batak dohot dibarengi kuis menterjemahkan Surat Batak tu Bahasa Indonesia dan sebalikna – sebagai program untuk mengatasi punahnya pengetahuan akan Aksara Batak bagi generasi muda saonari. Mauliate

  16. Jhon sammer berkata:

    Amang tahe…!!!! I do ateh….!! alani tauk boi sursar sudena. parrumah tanggaon pe boi sursar. mulak jam 12 borngin karejo pe hollan na manggurtuki…, parnijabu pe mangalusi…,” DILUAR I MA HO MODOM…..” hahahahahha….!! Intinya ya…, harus bs mangantan tuak itu.., jgn jd kebutuhan dlm hidu. Smngat dk tiur n dkk…., Horas…horas…

  17. Abdon Napitupulu berkata:

    Dihutanami gabe halak sileban do manoburi tuak, didok nasida goarna SUSU GONDRUWO” habis diminum laos renges modom, manogot nai tutu ma neang holiholina laho mangula akka ulaonna, moru ma nina kadar gula darah na dung dihasomalhon minum tuak.

  18. corry paroma pandjaitan berkata:

    Sarupa ma hape dohot kode tuak nadi jolo ni jabu nami on. Tiap malam show alai molo tung adong do lagu na tingkos diendehon hape sobinoto piga album diendehon tiap borngin jala sarupa endena…..

    Tapi saya suka sekali pengamatan yang dilakukan anak-anak seusia mereka, sahat do pemikiranna tusi ate….Good job Marni dkk…:-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s