Hasil Sementara Gugatan DPRD Tobasa kepada Inalum

 

Monang Naipospos

Panitia Khusus DPRD Tobasa yang sudah melakukan kerja keras menggugat hak masyarakat Toba atas energi listrik yang dijanjikan PT Inalum saat awal pembangunannya dipaparkan diharapan pers hari ini di Gedung DPRD Tobasa (20 Mei 2011).

Energi listrik dari PT Inalum yang disalurkan ke masyarakat melalui PT PLN diakui selama ini berjalan walau tidak selancar yang diharapkan, tapi dampak listrik murah ke masyarakat Tobasa tidak pernah dirasakan.

PT PLN dalam kesepakatan akhir sepakat melakukan pembayaran hak masyarakat ini setelah melakukan perhitungan yang tepat. Dalam hal pelaksanaan perhitungan ini dikatakan PT Inalum kurang memberikan dukungan karena belum memberikan perincian dari pihak perusahaan tersebut.

Menurut Ir Viktor Silalahi, Ketua Pansus DPRD Tobasa sudah menganjurkan pihak PLN dan Inalum melakukan perhitungan secara bersama, tapi dianggap kurang ada keseriusan dari kedua perusahaan tersebut. Waktu yang disepakati untuk kedua pihak melakukan duduk bersama pada tanggal 13 Mei dan memberikan hasilnya ke Pansus, namun hasilnya belum ada diterima.

Untuk mempercepat negosiasi ini, Pansus DPRD memberikan tugas kepada pihak Eksekutif. Waktu yang diberikan seogianya sudah ada laporan hingga hari ini 20 Mei, tapi sampai saat ini belum ada laporan.

Menurut Viktor, teknik eksekusi hasil negosiasi ini ada pada eksekutif, sehingga tindak lanjut diberikan kepada mereka.

Victor menjelaskan hasil kesepakatan akhir yang dituangkan dalam Berita Acara tanggal 27 April 2011 ditandatangani bersama Pansus dengan Pihak Otorita Asahan, Efendy Sirait yang mewakili PT Inalum dan pihak PT PLN yang diwakili oleh Mirza Arsyad Manager Niaga PLN Sumut.

Diputuskan bahwa daya listrik sebesar 2 megawatt diperuntukkan untuk masyarakat Porsea dan Balige dengan harga khusus sesuai dengan Master Agreement. Membentuk Tim gabungan untuk  menindaklanjuti hasil Panitia Khusus DPRD Kabupaten Toba Samosir yang dikoordinir oleh Pemerintah Kabupaten Toba Samosir. Pertemuan pertama Tim Gabungan pada hari Senin tanggal 2 Mei 2011.

Menurut Victor, bila kedua perusahaan tidak melakukan tindakan sesuai dengan amanat pansus yang dituangkan dalam Beita Acara, maka DPRD Tobasa akan melakukan upaya lanjutan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menjawab pertanyaan wartawan, bila sisa dana sekitar 170 milyar itu diserahkan ke pemerintah Tobasa, bagaimana peruntukannya. Victor mengatakan akan dianjurkan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Tautan : Tobasa Menggugat Inalum

Iklan

4 thoughts on “Hasil Sementara Gugatan DPRD Tobasa kepada Inalum

  1. Listrik byar pet….. demikian himne untuk pln dinobatkan oleh masyarakat yg apatis trhadap kinerja pln di bumi nusantara utamanya di desa ato perkampungan.
    telat bayar di denda, telat nyala masa bodoh.
    jadi saya mendukung upaya dprd tobasa agar terus memperjuangkan listrik murah untuk masyarakat tobasa dan sekitarnya.
    maju terus dan pertahankan hak masyarakat tobasa jangan mau di bodohin terus.
    selamat berjuang dprd tobasa.
    horas
    salam dari anak rantau!.

  2. Satu langkah kemajuan dicapai. Kalau masih ada nuansa membodohi oleh kedua instansi tsb., sepertinya posisi rakyat cukup kuat utk menggugatnya melalui pengadilan. Selamat Berjuang Wakil Rakyat.

  3. maidin haasibuan berkata:

    kami dari rantau mendukung langkah bijak dpdr tobasa, tetapi tolong jangan ada udang di balik batu ??????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s