PERANG TAMPAHAN

Humala Simanjuntak

Perang Gerilya antara Belanda dan tentara RI di sepanjang jalan raya Kecamatan Tampahan lereng Dolok Tolong terjadi pada tanggal 22 Desember 1948. Perang Tampahan adalah bagian dari perang Balige yang sampai ke daerah Pintu pintu, yaitu bagian dari jalan raya lintas Sumatera. Perang Balige cukup seru karena ada tembakan balasan dri tentara gerilya, tetapi Perang Tampahan lebih seru dan mencekam karena banyak korban berjatuhan, yaitu tentara gerilya yang gugur di sekitar Gereja Tampahan karena diserang oleh pesawat mustang dari udara. Sekarang Tampahan sudah menjadi Kecamatan dengan Ibu kota nya Balige yang jaraknya sekitar lima kilometer dari kota Balige dan di sekitar lereng gunung Dolok Tolong. Tampahan terkenal dengan Gerejanya yang terletak di sebelah kiri jalan raya lintas Sumatera, letaknya di tanah yang lebih tinggi dari jalan terlihat cantik berasitektur Jerman.

Baca lebih lanjut

Iklan

DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMARAN AIR DANAU TOBA

Monang Naipospos

      Sehubungan dengan adanya isu berkembang tentang adanya perusahaan yang hendak melakukan investasi Keramba Jala Apung di Danata Toba yang saat ini sedang berusaha mendapatkan Ijin Prisnsip dari Pemerintah Daerah Kabupaten Toba Samosir, tergerak hati melakukan konsultasi dengan Badan Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Utara di Medan.

Baca lebih lanjut